Penjelasan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Humbang Hasundutan Tentang Hasil SWAB PCR Pasien LM

Doloksanggul, Rabu 17 Juni 2020 - Sekaitan dimasukannya Kabupaten Humbang Hasundutan Zona Kuning oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara melalui SWAB PCR terhadap pasien LM warga Kecamatan Tarabintang Kabupaten Humbang Hasundutan; perlu kami sampaikan penjelasan sebagai berikut :
1. Pasien          : LM (Inisial)
    Umur            : 50 Tahun
   Jenis Kelamin : Perempuan
   Alamat           : Tarabintang
Pada tanggal 29-05-2020 Pasien LM masuk ke RSUD Doloksanggul, rujukan Puskesmas Tarabintang dengan diagnosa gangguan keseimbangan cairan, dehidrasi berat, vomitus profused, syok sepsis. Pasien LM masuk ke RSUD dengan keluhan demam naik turun sudah dua minggu, mual, kepala pusing, nyeri ulu hati BAB (+) / BAK (+).
2. Sejak tanggal 29 Mei 2020 s/d 02 Juni 2020 pasien LM dirawat di RSUD Doloksanggul dengan diagnosa Pasien syok, nyeri daerah pemasangan kateter HR : 108x/i RR : 24 x/i TD : 85/60 mmHg Temp 37,6 °C DPJP mengajurkan untuk dirawat di ICU, ICU full (penurunan kesadaran derastis akibat trombosit menurun) maka Dokter Penyakit Dalam yang menangani pasien LM menganjurkan : PERLU DIRUJUK UNTUK UNTUK PENANGANAN INTENSIF
3. Pasien LM dirujuk RSUD Doloksanggul ke RSU Vita Insani Pematang Siantar. Sesuai Protokol Kesehatan RSU Vita Insani merujuk pasien LM ke RSUD Jasamen Saragih Pematang Siantar untuk pengambilan SWAB Test. Setelah diambil SWAB pertama hasilnya negatif, pada SWAB kedua hasilnya positif, maka pasien LM sekarang opname di RSUD Jasamen Saragih Pematang Siantar.
4. Tindakan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Humbang Hasundutan, sesuai protokol kesehatan maka Tim Rapid Test Dinas Kesehatan melakukan :
1. Pada tanggal 16 Juni 2020 Tim Rapid Test melakukan tracing kepada keluarga yang pernah kontak dengan pasien LM (sebanyak 5 orang), dengan hasil Rapid Test 5 orang tersebut hasilnya adalah negatif (non-reaktif).
2. Seminggu (7 Hari) ke depan Tim Rapid Tess akan melakukan Rapid Test ke dua untuk 5 orang tersebut.
Demikian kami sampaikan untuk diketahui, mohon maklum - (Diskominfo)

  Administrator
  17-06-2020, 15:29:23